Plastik Super-tipis Alternatif Pengganti Silikon
Para peneliti telah mengembangkan plastik super-tipis yang bersifat konduktor atau dapat menghantarkan arus listrik. Temuan ini dapat dimanfaatkan pada pembuatan monitor layar datar dan perangkat elektronika lainnya dengan lebih mudah, mungkin lebih murah.
Sejak lama, para peneliti mencari bahan alternatif pengganti silikon yang banyak digunakan alat elektronika sekarang. Jenis plastik yang disebut polimer kristal cair mungkin salah satu yang dapat dijadikan pilihan. Namun, arus elektronika belum dapat mengalir sesuai kebutuhan berbagai alat elektronika yang dipakai sampai sekarang.
Tim peneliti yang dipimpin McCulloch dari Merck Chemicals di Inggris telah menemukan cara untuk meningkatkan kinerjanya. Dengan melipat 6 lapis polimer, sifat konduktor jauh lebih baik seperti sifat silikon amorf.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Materials ini membawa harapan baru pada pengembangan monitor dan berbagai piranti elektronika. Plastik yang menyerupai kertas kaca tipis ini suatu saat dapat menggantikan senyawa kimia yang digunakan untuk membuat layar monitor termasuk label radio frequency identification (RFID).
"Proses produksinya sangat jauh berbeda," kata Michael McGehee, profesor dari Departemen Ilmu dan Teknik Material Universitas Stanford salah yang merupakan salah satu penulis laporan penelitian. Tidak seperti lapisan silikon yang dibuat dengan proses produksi berbiaya tinggi, pembuatan polimer ini hanya dilakukan dengan menyemprotkan polimer cair ke atas permukaan plastik tipis layaknya mencetak tinta di atas kertas dengan printer.
Sejak lama, para peneliti mencari bahan alternatif pengganti silikon yang banyak digunakan alat elektronika sekarang. Jenis plastik yang disebut polimer kristal cair mungkin salah satu yang dapat dijadikan pilihan. Namun, arus elektronika belum dapat mengalir sesuai kebutuhan berbagai alat elektronika yang dipakai sampai sekarang.
Tim peneliti yang dipimpin McCulloch dari Merck Chemicals di Inggris telah menemukan cara untuk meningkatkan kinerjanya. Dengan melipat 6 lapis polimer, sifat konduktor jauh lebih baik seperti sifat silikon amorf.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Materials ini membawa harapan baru pada pengembangan monitor dan berbagai piranti elektronika. Plastik yang menyerupai kertas kaca tipis ini suatu saat dapat menggantikan senyawa kimia yang digunakan untuk membuat layar monitor termasuk label radio frequency identification (RFID).
"Proses produksinya sangat jauh berbeda," kata Michael McGehee, profesor dari Departemen Ilmu dan Teknik Material Universitas Stanford salah yang merupakan salah satu penulis laporan penelitian. Tidak seperti lapisan silikon yang dibuat dengan proses produksi berbiaya tinggi, pembuatan polimer ini hanya dilakukan dengan menyemprotkan polimer cair ke atas permukaan plastik tipis layaknya mencetak tinta di atas kertas dengan printer.
Post a Comment for "Plastik Super-tipis Alternatif Pengganti Silikon"