Cara Kecoa Memilih Tempat Nongkrong
Bagi kecoa kebersamaan mungkin menjadi sesuatu yang sangat penting. Saat harus mengambil keputusan, kecoa akan bersikap seperti seorang Musketeer, yang memiliki prinsip semua menjadi satu dan satu untuk semua.
Perilaku yang unik ini diperlihatkan 50 ekor anak kecoa yang dihadapkan pada tiga buah kotak yang masing-masing dapat dimasuki lebih dari 50 ekor kecoa. Seluruh kecoa ternyata memilih nongkrong di salah satu ruangan dan tidak ada yang menghiraukan ruangan lainnya.
Ketika ruangan tersebut dipersempit sehingga hanya muat 40 ekor kecoa, mereka akan membagi kelompoknya menjadi dua dengan anggota relatif sama rata, masing-masing sekitar 25 ekor kecoa. Hanya dua ruangan yang dipakai dan satu ruangan lainnya diabaikan.
Menurut pimpinan penelitian Jose Halloy dari Universite libre de Bruxelles, Belgia, langkah tersebut menguntungkan, terutama untuk mempertahankan kelangsungan hidup kelompoknya. Lebih baik ada dua kelompok yang sama kuat daripada satu kelompok yang kuat dan satu kelompok lagi lemah.
Hewan yang hidup secara berkelompok, misalnya kawanan burung, ikan, dan koloni semut, pada umumnya memperoleh manfaat dengan menjalankan gaya hidup seperti ini. Sedangkan, kecoa memanfaatkannya untuk meningkatkan keberhasilan proses reproduksinya dan berbagi sumber makanan. Tubuhnya juga terhindar dari kekeringan sebab dengan bersama-sama, kelembaban di sekitarnya dapat dijaga.
"Jika Anda pikir manfaat tersebut adalah untuk masing-masing kecoa, seharusnya mereka akan cenderung membentuk satu kelompok kuat," kata Halloy. Namun, saat kelompok terpaksa harus dibagi, akan lebih baik jika memiliki anggota sama rata untuk menjaga rata-rata jumlah anggota tetap tinggi.
"Interaksi sosial di antara kecoa terjadi secara otomatis untuk beberapa hal," kata Halloy. Lebih menarik lagi, mereka melakukan hal tersebut tanpa ada pimpinan. Keputusan ini diambil secara kolektif di antara individu. Hasil penelitian ini dimuat dalam Proceedings of the National Academy of Sciences edisi 27 Maret.
Perilaku yang unik ini diperlihatkan 50 ekor anak kecoa yang dihadapkan pada tiga buah kotak yang masing-masing dapat dimasuki lebih dari 50 ekor kecoa. Seluruh kecoa ternyata memilih nongkrong di salah satu ruangan dan tidak ada yang menghiraukan ruangan lainnya.
Ketika ruangan tersebut dipersempit sehingga hanya muat 40 ekor kecoa, mereka akan membagi kelompoknya menjadi dua dengan anggota relatif sama rata, masing-masing sekitar 25 ekor kecoa. Hanya dua ruangan yang dipakai dan satu ruangan lainnya diabaikan.
Menurut pimpinan penelitian Jose Halloy dari Universite libre de Bruxelles, Belgia, langkah tersebut menguntungkan, terutama untuk mempertahankan kelangsungan hidup kelompoknya. Lebih baik ada dua kelompok yang sama kuat daripada satu kelompok yang kuat dan satu kelompok lagi lemah.
Hewan yang hidup secara berkelompok, misalnya kawanan burung, ikan, dan koloni semut, pada umumnya memperoleh manfaat dengan menjalankan gaya hidup seperti ini. Sedangkan, kecoa memanfaatkannya untuk meningkatkan keberhasilan proses reproduksinya dan berbagi sumber makanan. Tubuhnya juga terhindar dari kekeringan sebab dengan bersama-sama, kelembaban di sekitarnya dapat dijaga.
"Jika Anda pikir manfaat tersebut adalah untuk masing-masing kecoa, seharusnya mereka akan cenderung membentuk satu kelompok kuat," kata Halloy. Namun, saat kelompok terpaksa harus dibagi, akan lebih baik jika memiliki anggota sama rata untuk menjaga rata-rata jumlah anggota tetap tinggi.
"Interaksi sosial di antara kecoa terjadi secara otomatis untuk beberapa hal," kata Halloy. Lebih menarik lagi, mereka melakukan hal tersebut tanpa ada pimpinan. Keputusan ini diambil secara kolektif di antara individu. Hasil penelitian ini dimuat dalam Proceedings of the National Academy of Sciences edisi 27 Maret.
Post a Comment for "Cara Kecoa Memilih Tempat Nongkrong"